Pengertian Darah dan Fungsinya Untuk Tubuh

By: Johan Supriyanto, S.Kom. - March 18, 2017
Pengertian Darah dan Fungsinya Untuk Tubuh - Pada tubuh kita mempunyai banyak sekali cairan, salah satunya yaitu darah. Tentunya kalian sudah pernah melihat seperti apa itu darah. Ketika tubuh kita sedang terluka maka bisa mengeluarkan darah dan apabila terluka parah maka bisa kehabisa darah. Ketika terluka ringan trombosit bisa membekukan darah dan menutup luka kecil, namun apabila luka parah perlu untuk dirawat agar tidak menyebabkan kekurangan darah. Banyak orang diantara kalian yang tidak tahan kalau melihat darah sampe-sampe ada yang mual bahkan kadang ada yang mau pingsan. Warna khas darah berwarna merah, berwarna merah terang jika banyak oksigen dan warna merah tua jika kekurangan oksigen. Darah bisa berwarna merah itu disebabkan hemoglobin, protein pernapasan yang mempunyai kandungan besi dalam bentuk heme,yang menjadi tempat dimana terikatnya molekul oksigen. Agar lebih jelas, berikut ini kami jelaskan tentang Pengertian darah dan fungsinya.
Pengertian Darah dan Fungsinya Untuk Tubuh

Pengertian Darah

Asal mula kata darah berasal dari bahasa yunani yaitu hemo, haima, dan hemato yang artinya darah. Darah adalah sebuah cairan yang ada pada seluruh makhluk hidup (kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang mempunyai fungsi untuk mengirim zat-zat oksigen yang diperlukan jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme. Selain itu mempunyai fungsi untuk pertahanan tubuh manusia terhadap bakteri dan virus.
Darah manusia yaitu cairan yang terdapat di dalam tubuh yang fungsinya sebagai pengangkut oksigen yang dibutuhkan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Selain itu darah juga mengangkut zat-zat sisa metabolisme dan memberikan suplai ke jaringan tubuh dengan nutrisi. Darah mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bisa menambah sistem ketahanan tubuh terhadap penyakit. Selain itu hormon-hormon yang berasal dari sistem endrokrin diedarkan lewat darah.
Ketika kita melihat darah secara langsung dengan mata kasar, darah akan tampak seperti cairan atau air yang warnanya merah. Sebetulnya dalam darah ada komponen-komponen yang terdiri atas beberapa jenis korpuskula yang  menyusun 45% bagian dari darah. Angka tersebut dinyatakan dalam volume sel darah merah atau nilai hermatokrit yang diperoleh antara 40 hingga 47. Sedangkan yang lain sebanyak 55% cairan kekuningan yang menyusun medium cairan darah atau disebut plasma darah.
1. Korpuskula darah terdiri atas:
- Eritrosit atau sel darah merah (berkisar 99%).
Eritrosit tiek memiliki organel atupun nukleus sel, dan dari segi biologi tidak dianggap sebagai sel. Eritrosit mengedarkan oksigen dan mengandung hemoglobin. Dalam menentukan golongan darah diperlukan adanya sel darah merah. Orang yang kekurangan sel darah merah akan terserang anemia.
- Trombosit atau keping-keping darah (0,6 – 1,0%).
Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah.
- Leukosit atau sel darah putih (0,2%).
Fungsi leukosit yaitu penyusun sistem imun tubuh dan memusnahkan benda-benda asing yang berbahaya bagi tubuh, contohnya bakteri dan virus. Leukosit tidak mempunyai bentuk yang tetap atau bersifat amuboid.
2. Susunan Darah. Plasma atau serum darah terdiri dari:
  • 91,0% (air).
  • 8,0% (Protein: fibrinogen, protrombin, globulin, dan albumin).
  • 0,9% (Mineral: nitrogen, zat besi, kalium, fosfor, garam dari kalsium, natrium bikarbonat, natrium klorida ).
  • Garam.
3. Pada dasarnya plama darah adalah larutan air yang mengandung:
  • Berbagai jenis garam
  • Berbagai jenis protein
  • Hormon
  • Antibodi (immunoglobin)
  • Bahan pembeku darah.
  • Albumin

Fungsi Darah Merah Bagi Tubuh

Darah merah mempunyai berbagai fungsi untuk tubuh, berikut ini adalah fungsi darah merah:
- Darah merah berfungsi sebagai zat pengangkut
Sebagai pengangkut oksigen dan karbondioksida, pengangkut zat buangan hasil metabolisme tubuh dan pengangkut zat-zat kimia, seperti hormon.  Komponen darah seperti plasma darah dan trombosit berperan sebagai pertahanan awal dari serangan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
- Menjaga sistem Kekebalan Tubuh
Darah mengangkut zat-zat sisa metabolisme, mensuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, serta mengandung bahan penyusun sistem imun yang tujuannya mempertahankan tubuh dari berbagai macam penyakit. Hormon-hormon yang berasal dari sistem endokrin juga diedarkan lewat darah.
- Mengangkut Oksigen
Darah merah merupakan cair tubuh yang fungsinya sebagai pengangkut oksigen yang dibutuhkan sel-sel di seluruh tubuh.
- Menyebarkan panas ke semua tubuh.
- Mengangkat karbondioksida dari jaringan untuk dikeluarkan lewat paru-paru.
Manfaat darah merah sangatlah banyak untuk tubuh, dan apabila tubuh kekurangan darah merah akan mengganggu kesehatan tubuh. Semoga artikel  tentang Pengertian Darah dan Fungsinya Untuk Tubuh yang kami berikan dapat memberikan manfaat buat kalian. Baca juga artikel tentang: Pengertian dan Fungsi Sel Darah Putih.


Artikel Terkait